Madan No Ou To Vanadis – (2014) – Anime Review Indonesia

Kali ini saya akan mengulas anime yang bertemakan tentang kerajaan, meskipun bertemakan kerajaan, anime ini mampu membuat saya terkagum dengan kualitas karakternya.

Baca Juga: Tekken 7 siap menambahkan karakter Noctis dari Final Fantasy ditahun 2018

Madan no Ou to Vanadis

Madan No Ou To Vanadis Basic Information

Type: TV
Episodes: 13
Status: Finished Airing
Rilis: Oktober 4, 2014 to Desember 27, 2014
Produser: Media Factory, Movic
Licensors: Funimation
Studio: Satelight
Dari: Light novel
Genre: Adventure, Ecchi, Fantasy, Harem, Romance
Sumber: MyAnimeList

Sinopsi:

Di Set di Eropa Barat selama masa perang, Eleanor “Ellen” Vertalia, salah satu Vanadis dari Zhcted, memimpin pertempuran ke Brune. Pada kenyataannya, tujuh Vanadis masing-masing telah menerima senjata ampuh dari Black Dragon untuk memerintah satu dari Zhcted di tujuh wilayah. Kekuatan Vanadis membuat ketakutan dan ketakutan dalam musuh-musuh mereka. Sebuah earl dalam pelayanan negara Brune, seorang pemanah muda bernama Tigre, mendapatkan kekuatan Vanadis langsung setelah dikalahkan di medan perang oleh Ellen. Namun, Ellen memilih untuk mengampuni nyawanya setelah menyaksikan keahliannya, tapi sebagai gantinya ia diminta untuk melayani dia.

Baca Juga: Lirik Kisetsuwa Tsugitsugi shindeiku (Ending Tokyo Ghoul season 2)

Hal yang sukai dari anime ini

+ Cerita yang lumayan unik

Kenapa saya katakan unik? karena anime ini tidak hanya bertemakan Kerajaan saja, tetapi anime ini memiliki unsur Fantasy dan Supernatural yang sangat membantu kualitas cerita. Naga yang berhasil di jinakan untuk membantu peperangan, Ksatria khusus yang dapat mengalahkan para naga, Karakter yang diberkati dengan kekuatan supernatural, semuanya itu membuat cerita di anime ini semakin menarik di tonton. Dan juga ada satu genre lagi yaitu, ROMANCE. Sangat jarang sekali saya melihat anime dimana bertemakan kerajaan dan anime itu memiliki unsur Romance.

madan no ou to vadanis

+ Ecchi yang tidak terlalu kasar/hard

Di setiap episode sangat jarang sekali terlihat adegan Ecchinya, bahkan hampir tidak ada. Saya tidak terlalu suka dengan anime yang ada unsur Ecchinya, tapi dimana ada genre harem, di situ pasti ada Ecchi.

+ Penjelasan tentang Strategi yang dibuat pihak protagonis maupun antagonis

Anime ini tidak akan membuat kalian berkata “Anime ini sangat membuat saya bingung karena tidak ada penjelasan bagaimana mereka dapat menang”. Di setiap pertempuran anime ini pasti menjelaskan tentang strategi mereka, tentunya juga strategi lawan, jadi kalian tidak perlu bingung lagi bagaimana cara mereka menang.

madan no ou to vanadis strategy
Penjelasan tentang Strategi

+ Karakter yang serba cantik dan imut membuat saya tambah ngenes

Anjirlah…. Semua Karakter perempuan dari anime ini membuat saya tambah unch unch kwkwkw xD. Ada yang memiliki dada gede, lumayan, wajah yang super imut. Saya merasa Karakter di anime ini sangat membantu Genre Haremnya, dimana perempuannya semua memiliki ciri khas dan kecantikan yang berbeda. Saya akan menunjukkan gambar waifu saya di anime ini.

Lourie, Ludmila

+ Sifat dan Kejeniusan karakter yang berbeda

Saya sangat menyukai dengan sifat karakter yang ada di dalam anime ini, ada yang jenius dalam mengatur strategy, ada yang memiliki sifat bijaksana, pemberani + nekat, dan juga ada karakter yang jiwanya disegani para rakyatnya. Setiap karakter selalu mengisi kelamahan karakter lainnya, terutama Ellen dengan Tigre.

Baca Juga: Anime paling gila di tahun 2017..// AhoGirl Review

+Animasi yang membuat penonton terkagum

Penggambaran serta animasi yang ada di dalam anime ini sangat membantu kualitas Karakter dan Storynya, dimana anime ini memiliki pencamuran warna yang sangat pas dan kedetailan yang membuat anime ini semakin mencolok. Saya sangat menyukai penggambaran ekspresi wajah, serta posisi mata dimana hal ini dapat membuat karakter semakin imut dan cantik.

Hal yang tidak saya sukai dari anime ini

(-) Pemotongan cerita yang kasar

Saya benar-benar kurang untuk menikmati cerita di dalam anime ini, kenapa? terkadang di akhir episode dan episode yang baru itu sangat cepat pacingnya. Saya kasih contoh seperti ini, misalnya di episode 1 Protagonisnya terluka parah, tiba-tiba di episode 2 Protagonisnya sudah sembuh, hal ini membuat saya kurang menikmati seluruh cerita di dalam anime ini.

(-) Genre Romance yang kurang di perhatikan

Saya merasa kalau Romance di anime ini seperti tidak di perhatikan, sangat jarang saya melihat adegan yang begitu romantis di dalam anime ini. Bagi saya Harem akan sia-sia jika tidak di dukung dengan unsur Romance yang begitu pas. Mengapa saya mengatakan Romancenya tidak di perhatikan? karena romance di dalam anime ini seperti asal ceplos aja, tidak ada hal yang menarik dari adegan romantis yang mereka buat. Saya sangat menghargai mereka memasukkan Genre Romance kedalam anime ini, tapi setidaknya dibikin lebih lagi adegan romatisnya agar unsur Haremnya tetap berjalan dengan baik.

(-) Karakter yang di tampilkan di Opening, tapi tidak muncul di episode

Ada satu karakter yang membuat saya penasaran tentang kekuatannya, sayangnya karakter hanya muncul di bagian opening dan tidak pernah muncul di episode, bahkan saya cek di MyAnimeList karakter ini tidak di isi oleh siapapun hahaha…. Hanya sebagai pajangan 🙂

Kesimpulan:

Saya sangat menikmati anime ini, meskipun pemotongan ceritanya sangat kasar sekali. Saya sangat menyarankan bagi kalian yang suka dengan anime bertemakan kerajaan seperti anime ini.

Saya adalah orang yang paling hebat di sini wkwkkwkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 4 =