K-ON! ikut Perang Dunia 2?!! // Sora no Woto Review Indonesia

“Amazing Grace! (how sweet the sound),
That saved a wretch like me!
I once was lost, but now am found,
Was blind, but now I see…”

Halo semuanya! Bertemu lagi dengan saya, admin yang entah-kenapa-postnya-ga-laku-laku HirotoA7! Dan kali ini saya akan mengulas sebuah anime yang menurut saya adalah sebuah gabungan dari K-ON! dan Perang Dunia II, yaitu Sora no Woto!

Sora no Woto menceritakan seorang prajurit Helvetia pemain fugle bernama Kanata yang ditugaskan ke Benteng Pleton 1121. Disana ia bertemu dengan Sersan Rio Kazumiya yang kebetulan adalah seorang pemain trompet yang handal, Mekanik Noël Kannagi, Penembak Kureha Suminoya, dan Kapten Filicia Heiderman yang baik hati. Bersama-sama, mereka merasakan kehidupan di desa Seize bersama dengan masyarakat yang hidup disana.


Informasi Dasar

Sora no Woto
Poster Sora no Woto (source: MAL)
Type: TV
Episodes: 12
Status: Finished Airing
Aired: Jan 5, 2010 to Mar 23, 2010
Premiered: Winter 2010
Studios: A-1 Pictures
Source: Original

Saya menemukan anime ini setelah saya mencari beberapa anime Music untuk dimasukkan kedalam list Plan to Watch saya. Dan ketika saya pertama kali saya melihat poster anime ini, saya jadi teringat oleh K-ON! karena desain karakter yang hampir sama. Saya juga sempat bingung pada episode-episode awal karena latar yang dipakai adalah saat Perang Dunia 2 tapi teknologi yang dipakai sudah sangat modern. Tapi ada satu teori yang saya baca yaitu anime ini bercerita jika Perang Dunia 2 tidak berakhir.


Hal yang saya suka dari anime ini:

Sora no Woto
Kanata Sorami (source: animewriter.files.wordpress.com)

Heartwarming story

Saya sendiri sangat suka jika sebuah cerita dalam anime itu bisa menghangatkan hati saya. Maksud dari ‘menghangatkan hati’ adalah bagaimana sebuah anime atau film bisa menyentuh saya sehingga saya bisa larut didalam cerita tersebut. Dan Sora no Woto memang mempunyai cerita yang menyentuh saya. Meskipun memang bagi beberapa orang, ceritanya mungkin akan terkesan boring. Tapi jika kalian suka sebuah anime yang menyentuh, saya merekomendasikan anime ini untuk kalian.

Sora no Woto
Sunset (source: canime.files.wordpress.com)

+ Art yang manteb

Studio A-1 Pictures telah menciptakan banyak anime bagus seperti Sword Art Online dan AnoHana, tidak terkecuali Sora no Woto. Art dalam anime ini bisa dikatakan sangat bagus, mulai dari background sampai dengan desain karakternya. Animasi yang ditampilkan juga tidak patah patah, dan tidak ada keganjilan dengan animasinya. Penggunaan lighting yang tepat juga menambah nilai plus dalam anime ini.

Sora no Woto
Beberapa karakter pada Sora no Woto (source: gonzonyan.files.wordpress.com)

+ Performa Seiyuu yang optimal

Semua seiyuu yang berpartisipasi dalam anime ini juga telah bekerja keras dan akhirnya mendapatkan hasil yang optimal. Sehingga saya dapat merasakan penjiwaan yang tepat pada tokoh tokoh di anime ini. Seiyuu yang dipakai juga berperan dalam anime anime terkenal seperti Aoi Yuuki (One Punch Man, Nanatsu no Taizai), dan Yuu Kobayashi (Gintama, Shingeki no Kyoujin) sehingga wajar saja jika seiyuu yang ada dalam anime ini bisa memberikan hasil yang memuaskan.


Hal yang saya tidak suka dari anime ini:

Sora no Woto
Ini cuma fan art yaa. (source: AnimeNewsNetwork)

– Desain Karakter yang terlalu mirip dengan K-ON!

Seperti yang saya ceritakan diatas, desain karakter yang ada di anime ini bisa dikatakan terlalu mirip dengan K-ON!. Seperti Kanata yang mirip dengan Yui, Rio yang mirip dengan Mio, dan Filicia yang mirip dengan Tsumugi. Hal ini menyebabkan para fans berkata “Animenya Original tapi kok karakternya mirip K-ON!” dan “Ini versi militernya K-ON! kan?”. Saya juga tidak suka dengan ini karena anime ini memang adalah proyek untuk membuat anime original menjadi lebih bagus, tapi apa gunanya jika desain karakternya saja masih plagiat.

Sora no Woto
Salah satu scene di Sora no Woto

– Drama yang kurang

Jangan tertipu dengan unsur “Light and Fluffy” yang ditampilkan dalam anime ini, anime ini juga mengandung unsur Drama karena terpengaruh oleh masa lalu perang yang kelam. Bagi saya, cerita tragis dalam masa lalu beberapa prajurit memang terkesan dark tapi kurang memungkinkan untuk saya merasakan klimaks dari drama tersebut. Klimaks dari dramanya bisa terasa saat episode episode terakhir, tapi tetap saja klimaks yang dirasakan kurang untuk membuat saya deg-degan.

Skor dari saya: 8.6/10


Saya merekomendasikan anime ini bagi kalian yang suka dengan genre Slice of Life, Military, dan girls doing cute things. Tapi jika kalian penggemar genre Action, Shounen, dan Mecha, sebaiknya kalian tidak menonton ini karena anime ini tidak mengandung genre diatas. XD

Itulah ulasan Sora no Woto dari saya. Bagaimana dengan kalian? Apakah kalian punya pertanyaan atau pendapat bagi anime ini? Atau bagi yang sudah menonton, bagaimana perasaan kalian saat/setelah menonton anime ini? Silahkan lontarkan semua di kolom komentar dibawah ini!

Selamat menikmati hari kalian~

Keep Calm and Mantab Jiwa!
RivoMCID // HirotoA7

A Freelance Editor, Photographer, and Musician. Currently working on Loligane.com as Video Editor, Webmaster, and Writer.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + 9 =