UQ Holder!: Mahou Sensei Negima! 2 – (2017) – Anime Review Indonesia

Di postingan kali ini saya akan mengulas anime yang berjudul ‘UQ Holder!’ Anime ini bisa di bilang memiliki segi cerita yang cukup baik dan karakter yang bohay wkwkwk xD.

Baca Juga: Pria ini selamat dari insiden mengerikan karena HeadBand Itachi melindunginya.

UQ Holder!

UQ Holder!: Mahou Sensei Negima! 2 Basic Information

Episodes: 12
Rilis: Oct 3, 2017 to Dec 19, 2017
Produser: Kodansha, Lawson HMV Entertainment, Egg Firm, GYAO!
Licensors: Sentai Filmworks
Studio: J.C.Staff
Adabtasi dari: Manga
Genres: Action, Sci-Fi, Magic, Fantasy, Shounen
Sumber: MyAnimeList

Sinopsi:

Dalam beberapa dekade sejak manusia menyadari adanya keajaiban, dunia mengalami gejolak besar. Akan tetapi, seorang anak laki-laki bernama Touta menetap di pedesaan terpencil yang jauh dari perubahan ini. Touta menjalani kehidupannya bersama teman-temannya dan seorang guru wanita yang mengajarinya tentang sihir. Namun, ketika kehidupannya yang tenang mulai terganggu, maka di saat itulah petualangan uniknya dimulai.

Baca Juga: Inilah ketujuh pedang legendaris yang ada di seri Boruto!

Hal yang saya suka dari anime ini

(+) Perkembangan karakter di setiap episode

Perkembangan Karakter adalah sesuatu yang sangat penting untuk anime bergenre Action. Di anime ini saya sangat merasakan perkembangan kekuatan karakter yang selalu di asah/tempa, sehingga protagonis nya menjadi lebih kuat di setiap episode. Bukan hanya perkembangan kekuatan saja, tetapi jiwa dan sifat karakater pun semakin di tingkatkan.

(+) Action yang sangat kental dan tidak bosan

Action di anime ini bisa di katakan sangat kental, karena di setiap episode selalu ada adegan Actionnya. Action di dalam anime ini mampu membuat penonton merasa terkejut dengan skill yang di miliki oleh MC, itulah mengapa perkembangan karakter sangat di perlukan untuk membuat Action tidak bosan untuk di tonton, dan juga saya merasa anime ini hampir mirip dengan Owari No Seraph dimana MC nya memiliki kekuatan tersembunyi, jadi dengan kekuatan tersembunyi itulah yang membuat penonton terkejut dan semakin tertarik untuk menikmati anime ini.

(+) Comedy yang anti-mainstream

Saya benar-benar menikmati setiap Comedy di anime ini, terutama ketika MC ketemu dengan seseorang yang tidak bisa dijelaskan jenis kelaminnya. Comedy juga sedikit terlihat Vulgar, meskipun vulgar tapi masih bisa di kendalikan perbatasan umurnya kwkwkw xD.
Untitled

(+) Tante yang super hot

Ada karakter yang membuat saya tergiur dengan kecantikannya, meskipun kecantikannya palsu tapi tetap membuat saya tergoda awkwakwak xD. Sebenarnya Tante yang super hot ini adalah Vampire yang sudah berumur 700 tahun, wujud sebenarnya itu Loli dengan rambut pirangnya yang hot. Ingat ya, Man’s Not Hot

Untitled

(+) Art yang cukup mendukung adegan Action dan Comedy

Animasi serta penggambaran di anime ini sudah cukup baik, mereka dapat menggambarkan bagaimana raut wajah ketika karakter sedang bercanda dan itu dapat menambahkan kualitas comedy semakin manteb untuk di nikmati. Backgroundnya terlihat biasa-biasa saja, hanya saja yang membuat saya terkagum di sini adalah animasi gerakan saat bergelut, saat adegan gelud sudah cukup bagus dan tidak terlalu kaku.

Hal yang tidak saya sukai

(-) Terlalu banyak adegan darah serta potongan. Bisa di katakan sedikit ‘Gore’

Di episode 1 anime ini membuat saya cukup kaget karena ngerinya darah yang tidak di sensor sama sekali, dan juga potongan daging yang begitu kasar di perlihatkan. Saya merasa di PHP in dengan anime ini, kenapa? karena saya melihat rating di anime minimal 13 tahun, dan hal ini membuat saya merasa anime ini tidak pantas untuk di tonton pada umur 13.

(-) Cerita yang cukup membingungkan para penonton (Kompleks)

Saya bener-bener di bikin bingung dengan cerita di dalam anime ini, terutama tentang masa lalu karakter utama beserta Kakek dan Ayahnya, Kakek dan Ayahnya ini bisa dibilang cukup rumit untuk dijelaskan, sehingga membuat para penonton kebingungan terutama saya sendiri yang tidak tahu tentang kematian Kakeknya. Yang membuat saya bingung lagi adalah, Kakek dan Ayahnya ini cukup mirip, sehingga hal ini membuat saya seperti “Ini yang kakek mana? bapaknya mana?”.

(-) Meskipun di sensor, adegan telanjang masih sering di perlihatkan

Yang membuat saya merasa aneh dengan ceritanya ialah adegan telanjang. Adegan telanjang yang sering di perlihatkan, dan juga adegan telanjangnya di tengah-tengah orang. Hal ini tentu saja membuat saya merasa jijik dengan ceritanya. Tidak sesuai dengan Rating bukan?

Kesimpulan

Saya cukup menikmati anime ini karena Action yang begitu luar biasa, serta kualitas karakter yang terjaga mampu membuat Action di anime ini semangkin meningkat. Hal yang saya tidak sukai adalah banyaknya darah yang tidak tersensor dan organ tubuh yang terputus begitu saja.

Post Author: Glendy Lubis

Maaf jika tidak professional dalam hal mengulas dan memberikan informasi. Karena saya tidak suka dengan kata 'professional' dalam hal menulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven − 7 =