Buang Sampah di Laut, Termasuk lllegal Activity

Buang Sampah di Laut Termasuk lllegal Activity, Menurut Mentri Kelautan dan Perikanan Ibu Susi Pudjiastuti.

Kita pasti pernah membuang sampah sembarangan tanpa mempedulikan apa dampaknya pada lingkungan kita. Tapi bagaimana dengan membuang sampah secara sembarangan ke laut? Apakah membuang sampah di laut itu memiliki dampak yang sangat berpengaruh? Emang kenapa kalau kita membuang sampah di laut? Apakah ada pengaruhnya bagi ekosistem kita? Artikel kali ini akan menjelaskan pentingnya menjaga ekosistem laut, terutama dari sampah.

Sampah di lautan indonesia

Banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa membuang sampah di laut tidak akan berdampak pada lingkungan mereka, hal ini memang terlihat sepele, tapi jika diteruskan, ekosistem laut kita akan rusak.

Direktur Jendral Pengelolaan Limbah, Sampah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK Rosa Vivien Ratnawati saja mengatakan, Indonesia dan semua negara harus bersama-sama memerangi sampah, khususnya sampah plastik di laut.

“Ada kondisi banyak sampah plastik yang terbawa arus laut yang secara periodik muncul di pesisir Bali. Hal ini memerlukan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah setempat,” ujar Rosa.

Rosa Vivien juga menegaskan bahwa Indonesia sangat berkomitmen untuk mengelola sampah dengan baik. Komitmen ini bisa dilihat dari terbitnya Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan peraturan turunannya.

Stop Membuang Sampah di Laut adalah hal yang baik kita tanam dalam diri kita, jika kita sudah bisa menanamkan hal tersebut, otomatis kita tidak akan membuang sampah lagi di laut. Membuang sampah di laut  memiliki dampak yang sangat luar biasa, banyak hewan-hewan langka yang mati karena Sampah. Berikut dampak negatif membuang sampah di Laut

1. Matinya hewan langka karena sampah di laut

Sampah plastik kini mencapai tahap yang memprihatinkan. Banyak hewan laut yang terkecoh, mengira bahwa sampah plastik ini adalah makanannya, terutama hewan Penyu. Bagi Penyu, kantong plastik terlihat seperti ubur-ubur dan jaring Ikan yang hanyut terlihat seperti rumput laut yang tak berbahaya. Bukannya kenyang, tapi racun.

Penyu Hijau diantara sampah laut

Jika kita melihat data yang dikeluarkan National Geography Indonesia, dari sebuah penelitian terbaru dijelaskan bahwa sampah plastik telah membunuh 1.000 (seribu) penyu laut setiap tahunnya. Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti dari University of Exeter.

2. Hancurnya pemandangan di lautan

Sampah di Derawan

Baguskah jika lautan kita terlihat seperti ini? tentu saja tidak! Foto ini diambil oleh pengguna facebook yang bernama Harry Gunawan. Hal ini tentu saja mencoreng nama baik pulau Derawan, dimana kita tahu bahwa pulau Derawan sekarang salah satu pulau terbaik di indonesia. Mari kita hentikan hal yang seperti ini. STOP OCEAN PLASTIC POLLUTION!

3. Anak-Anak bermain diantara sampah

Seorang Anak yang tinggal di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Hidup diantara sampah.

Pulau Panggang di Kepulauan Seribu, Jakarta, mempunyai masalah yang serius tentang pengelolaan sampah. Masyarakat disana banyak yang tidak peduli dengan sampah, sehingga mereka hanya membuang sampah sembarangan, baik di darat dan laut, hal ini tentu saja membuat laut kepulauan seribu tercemat akibat sampah, dan tentunya terumbu karang banyak yang mati karenanya. Selain itu, dampak yang cukup serius ialah kehidupan manusianya pun menjadi tidak sehat. Anak-anak dibiarkan bermain diantara sampah.

Pemerintah memang sudah bekerja keras untuk mengelola sampah di laut, tapi apakah cukup jika kita hanya bergantung kepada pemerintah? tentu saja tidak. Pemerintah juga membutuhkan Masyarakat agar bisa saling terhubung satu sama lain, dimana kita bekerja sama untuk tidak membuang sampah di laut lagi. Membuang sampah di laut, sama saja kita membunuh hewan-hewan yang langka atau yang hampir punah. Mari kita bekerja sama agar Lautan Indonesia bisa terjaga kualitasnya.

Post Author: Rully R. Zein

Temporary working Staff yang sedang dalam status magang di LoliGane. Saya benci melakukan aktifitas rutin di luar jam tidur pagi.

Komentar