DanMachi (Spring 2015) – Anime Review Indonesia

Dungeon ni Deai wo Motomeru no wa Machigatteiru Darou ka atau yang biasa di sebut DanMachi.

Anime ini saya selesaikan sampe habis selamanya 2 hari. Jadi saya langsung review/ulas saja xD soalnya seru nih anime kwkwkwk langsung aja ya xD

DanMachi
DanMachi

DanMachi Basic Information

Episodes: 13
Producers: Genco, Movic, Warner Bros., KlockWorx, SoftBank Creative Corp., Showgate, MAGES., Furyu
Licensors: Sentai Filmworks
Studios: J.C.Staff
Asal: Light novel
Genres: Action, Adventure, Comedy, Romance, Fantasy
Duration: 24 min. per ep.

Sinopsis

Bertemakan dunia dimana para dewa dan dewi masuk ke dunia bawah atau dunia manusia. Dewa dan Dewi tersebut tidak dapat mengeluarkan kemampuan mereka di dunia manusia, tetapi Dewa dan Dewi yang jatuh ke dunia manusia dapat memberkati manusia lainnya dan menjadikan keluarganya yang biasa di sebut Familia.
Bercerita tentang anak yang bernama Bell Cranel, lelaki muda yang berharap menjadi petualang terhebat di pulaunya. Bell Cranel mempunyai seorang Dewi yang miskin dan tidak terkenal di kalangan orang lain, yang bernama Hestia. Bell sangat beruntung ketemu dengan Hestia karena Bell sudah di tolak berapakali oleh orang lain dan Hestia tidak mendapatkan oranglain untuk dijadikan keluarga.
Di Dunia ini Manusia dan Dewa-Dewi hidup bersama, ada dewa yang terkenal seperti Freya dewa kecantikan dan Hephaestus dewa tempa.

Story: 9/10

Saya paling suka ceritanya dimana di dunia mereka ini adalah dunia fantasy terus tuh anime ini seperti di dalam game gitu. Anime ini berawal dari seorang anak yang beranama Bell Cranel, Bell Cranel ini sangatlah lemah inilah yang membuat anime ini sangat menarik di tonton. berbeda ketika kalian menonton anime game atau fantasy lainnya, dimana karakter utamanya sudah kuat dan pintar (ada juga sih beberapa anime yang diawalin dengan karakter lemah). Ceritanya tidak terbelit-belit, ditambah lagi ada Action yang menarik dan Ecchi + Comedy yang menarik sekaliii xDDD. Saya yakin kalian akan menyukai anime ini, meskipun di informasi tidak ada harem, tetapi anime ini menurut saya harem, kenapa? karena di dalam anime ini hanya fokus dengan 1 laki-laki, sedangkan perempuannya rata-rata suka sama laki laki berambut putih ini (Bell Cranel). Bahkan dewinya pun menyukai si Bell ini, dan di sini lah Comedy anime ini makin mantab. Kalau Ecchinya menurut saya tidak parah, meskipun tidak ada genre Ecchi di informasi tetapi anime ini mengandung unsur Low Ecchi.

Banyak yang dapat kita pelajari dari anime ini seperti, kita tidak boleh menyerah untuk menjadi yang terkuat atau yang terbaik, lakukan lah dengan sekuat tenaga dan jangan pernah menyerah untuk menggapai impianmu. Di awali dengan ejek orang lain dan menjadi kuat karena orang yang kita sukai. Anime yang mengajarkan tentang kehidupan juga xD.

Hanya saja di anime ini kekurangan fitur PvP wkwkkw seandainya ada PvP di anime ini pasti akan lebih bagus lagi. DanMachi hanya menceritakan tentang perkelahian antara monster dan boss level. memiliki tingkat dungeon juga loh.

maxresdefault_2

Character: 8,5/10

Karakter di anime ini hanya memiliki 1 laki laki yang menjadi Main Character, meskipun ada laki laki lainnya itu pun cuman numpang lewat dan membantu (Supporting Cast). Di anime ini kebanyakan karakter perempuan yang berbadan seksi dan mempunyai Oppai yang besar. Dari segi karakter ini lah yang membuat Comedy dan keseruan di anime ini menjadi sangat menarik, terutama untuk para lelaki sejati seperti saya Ciaaa. Supporting-Cast nya juga berpengaruh di anime ini. Berkat Supporting-cast inilah yang menjadikan Story di Anime ini sangat menarik, terutama pada comedy nya. Setiap karakter di anime ini termasuk dewa-dewi mempunyai bakat, kemampuan dan sifat yang berbeda. Dewa-Dewi di Anime ini juga suka mempermainkan karakter utamanya yaitu Bell.

Hanya saja Monster-Monster dianime ini kurang mengerikan, meskipun mereka kuat tetapi bagi saya kurang menarik (Tergantung lantai Dungeon loh ya).

Art: 9/10

Studio J.C.Staff hmm…. pertama kali terdengar di telinga saya. Kalau menurut saya Anime ini dah mantab. Penggambaran Monster serta karakter yang menarik dan juga effect pertempuran seperti pedang memukul pedang lainnya terus ada itu effect goresan yang cukup detail. Penggambaran ekspresi wajah ketika karakter sedang bercanda, serius dan kelelahan itu menurut saya sudah cukup. Pewarnaanya menurut saya tidak rame, tidak seperti No Game No Life. Pergerakan tubuh ketika menghindar dan melompat tinggi itu mantap sekali menurut saya, saya sangat menikmati bagian ketika melawan monster kurang lebih mirip anime Sword Art Online pergerakan saat melawan monster. Tulisan kuno nya juga bagus loh XD. Darah di anime ini juga tidak terlalu banyak, munculnya darah ketika Orang melawan monster dan menusuk monster tersebut, berbeda dengan anime game atau fantasy lainnya seperti Konosuba yang dimana ketika menusuk monster yang keluar hanyalah cairan, di anime Sword art online juga yang keluar hanya partikel-partikel gimana gitu.

Hanya saja ada kekurangannya, seperti kurangnya ekspresi karakter ketika dia kecapean parah gitu, penggambarannya itu hanya fokus pada matanya saja yang dimana mata sebelahnya itu cuman keturun sedikit gimana gitu xD.

Sounds: 8/10

Masalah suara sudah bener-bener bagus. Saya sangat merasakan ketika adegan comedy terus suaranya itu menyatu dengan adegan tersebut, Seiyuu nya sudah bekerja sangat baik dan juga Sound Effect ketika mengeluarkan sihir atau membunuh monster, suara monsternya itu menurut saya sudah cukup bagus. Opening dan Ending yang cukup menarik bagi saya xD.

Opening Theme

Judul: Hey World
Penyanyi: Yuka Iguchi

Ending Theme

Judul: RIGHT LIGHT RISE
Penyanyi:  Kanon Wakeshima

Post Author: Glendy Lubis

Maaf jika tidak professional dalam hal mengulas dan memberikan informasi. Karena saya tidak suka dengan kata 'professional' dalam hal menulis.

2 thoughts on “DanMachi (Spring 2015) – Anime Review Indonesia

    RUTH

    (November 25, 2017 - 5:10 pm)

    Ada season 2 nya gak sih? *tapi bukan season 2 spinoff*

Komentar